Archive for sports

Menjelang Sesuatu?

Udah beberapa hari ini tidur malem pake ganti hari. Biasanya tidur malem ga pernah pake ganti hari. Maksudnya ganti hari tidur sebelum jam 12 malem(hari A), terus bangun di hari selanjutnya (hari A+1). Ga tau kenapa sejak beberapa hari ini mata udah berat menjelang jam 11 malem. Bukan, bukannya ga ada yang dikerjaain, karena akhir-akhir ini justru Rolland Garros lagi rame. Mungkin badan minta istirahat lebih.

Diperparah lagi jadi makin sering ga olah raga. Dulu2 awalnya waktu masih muda masih semangat, tiap sabtu pagi lari-lari di taman kota. Sampe capek banget lari2 terus ngemil+minum bentar lanjut renang sampe tengah hari bolong. Sekarang 0. Ga ada lari pagi, ga ada renang.

Doh, mana makanan demennya kolesterol semua lagi.

Gaswaaat, kayaknya ada yang salah nih sama badan.

Comments (5)

Tragis

Ya. Mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan nasib kapten Timnas Prancis di final piala dunia 2006. Pertandingan final yang juga sekaligus merupakan penampilan terakhirnya di lapangan hijau harus berakhir tragis. Penampilannya yang sangat cemerlang di 110 menit waktu pertandingan normal dan perpanjangan waktu seolah tertutupi oleh tindakkannya yang menanduk dada pemain lawan. Terlepas alasan yang ada dibaliknya, tindakan tersebut harus dibayar dengan sangat mahal.

Akhirnya, bukan peluit panjang yang menjadi tanda pensiunnya seorang jenius sepakbola modern, melainkan sepucuk kartu berwarna merah yang mengakhiri kariernya di lapangan hijau untuk selamanya. Semenjak saat itu, harapan-harapan banyak orang kepadanya untuk membawa pulang kembali trofi terprestisius sejagad raya mulai terbang, mengambang seiring dengan detik-detik yang berlalu.

Lawanlah yang pada akhirnya mendapatkan trofi diperebutkan setelah melalui drama yang sangat menegangkan.

Selamat untuk Italia yang menggenggam trofi Piala Dunia untuk yang keempat kalinya sepanjang sejarah. Kapan ya, timnas Inggris bisa adu penalti sehebat Italia semalem? Sakti euy, masup semua..

Comments (3)

Au revoir Zidane

Apapun hasil final piala dunia 2006 yang mempertemukan Prancis dan Italia, saat peluit panjang dibunyikan oleh hakim lapangan, maka pada saat itu pula dunia, umat manusia pecinta sepakbola akan kehilanggan salah satu meastro jenius di bidang olah raga sepak bola, Zinedine Zidane.

Setelah memutuskan untuk gantung sepatu dari klub real madrid beberapa saat sebelumnya, tidak lama kemudian, Zizou kembali memutuskan untuk berhenti dari lapangan hijau untuk selama-lamanya. Sebelumnya Zizou juga sudah pernah menyatakan untuk mengundurkan diri dari timnas Prancis untuk selama-lamanya. Namun, karena performa Prancis di kualifikasi piala dunia 2006 yang tidak kunjung membaik, akhirnya Zizou memutuskan untuk kembali lagi mengenakan kostum timnas prancis. Kembalinya Zizou tidak terlepas dari desakan dari publik prancis dan tentunya rayuan dari pelatih prancis, Raymond Domenech.

Kini prancis kembali berlaga pada partai pucak piala dunia bertemu dengan italia, setelah sebelumnya diragukan oleh banyak pihak. Keragu-raguan banyak pihak tersebut bukan tanpa alasan, karena pada penyelenggaraan piala dunia sebelumnya, Prancis harus menanggung malu karena dengan status juara bertahan mereka hanya mampu berlaga hingga babak pertama dan tanpa mencetak sebuah gol.

Hadiah terakhir yang pantas diberikan dunia, umat manusia bagi seorang maestro jenius sepakbola modern, Zinedine Zidane adalah memegang kembali piala dunia untuk kedua kalinya.

Terlepas dari apapun hasilnya nanti, Au revoir Zidane..

Leave a Comment

3 hari ini

ugh, kampring banget! mo nulis, tp load ke halaman ini lama pisan. jadi lupa deh apa yang mau ditulis.

oh iya, mana mungkin lupa soal hal ini. jauh lebih kampring dari lamanya nge-load halaman ini! udah tiga hari tipi dirumah mate! tanpa ada sababmusab yang jelas tiba-tiba mati gitu aja, dan gag nyala-nyala lagi. kejadiannya senen pagi, waktu lagi nunggu final NBA, game ke lima, Heat vs. Mavs.

Karena matenya tipi dirumah, beberapa pertandingan penting terlewatkan. pertama jelas, game ke lima NBA. sukurnya Heat yang menang, dan ngebalikin keadaan jadi 3-2. Di game ini konon katanya waktu mo abis seru pisan karena terjadi kesalahpahaman call timeout antara pelatih Mavs, Avery Johnson sama wasit di detik-detik akhir pertandingan. Waktu itu terjadi foul atas D-Wade, keadaan saat itu 99-100 buat Mavs.

Wasit bilang pemain Mavs menta timeout setelah D-Wade ngambil free throws pertama, tapi coach Avery Johnson bilang kalo call timeout yang dia minta setelah di D-Wade nyelesain dua free throws. Call timeout yang simpangsiyur tersebut membuat Mavs kehilangan 13 meter inbound pass yang berharga, karena bisa aja ngebalikin keadaan dengan margin skor yang sangat tipis.

Hasil akhirnya 100-101 buat Heat, karena dua free throws Heat masup, dan Mavs gag bisa ngebales. Kebayang gondoknya Mavs. Sampe-sampe Mark Cuban, bosnya Mavs yang terkenal gahar banget ngedatengin meja pehitungan sambil tereak-tereak. Skor jadi 3-2 di sistem best of seven ini.

Pertandingan kedua yang terlewatkan. Inggris lawan Swedia. Ternyata hasil akhirnya 2-2. Tetep aja rugi, gag bisa nonton anak-anak Inggris main. Inggris jadinya ketemu Ekuador di sistem gugur 16 besar. Padahal, gua pengen banget Inggris ketemu Jerman. Biar Jerman digebuk 5-1 lagi kayak pertemuan terakhir, hi hi hi hi..

Yang paling pait, game keenam final NBA yang gua pikir bakalan dimenangin Mavs, karena main di kandang, untuk ngimbangin skor jadi 3-3, ternyata dimenangin sama Heat. Kalo skor 3-3 jadinya maen sampe game ke 7, yang gua harap tipi dirumah udah beres dibetulin. Walhasil Heat juara NBA untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. *seneng*

Selamat buat Heat yang juara NBA musim ini, terutama G-Payton, A-Mourning yang udah berkiprah di NBA lebih dari satu dekade, tapi baru sekarang dapet cincin NBA. Jason Williams, aku padamu..

Comments (1)

Spanyol Sepekan

Sebetulnya udah pengen nulis ini dari kemarin, tapi kelupaan. Catatan kurang lebih sepekan prestasi dibidang olahraga dari negara Spanyol.

  • Jumat, 12 Mei 2006. Sevilla menggenggam tropi UEFA Cup untuk pertama kalinya sepanjang sejarah sejak berdirinya klub tersebut. Di Final Sevilla mengalahkan Middlesbrough dengan skor 4-0
  • Minggu, 14 Mei 2006. Dani Pedrosa Memenangkan Moto GP sirkuit Shanghai. Dani yang musim sebelumnya berlaga di kelas 250 hanya butuh 4 seri untuk mendapatkan kemenangannya si seri Moto GP. Dani sekaligus mencacatkan rekor sebagai juara seri Moto GP termuda sepanjang sejarah
  • Minggu, 14 Mei 2006. Fernando Alonso kembali merajai balapan F1 seri Spanyol di sirkuit Catalunya. Alonso menjadi pembalap Spanyol pertama yang meraih kemenangan di kandang sendiri sejak menjadi penyelenggara pada tahun 1950
  • Selasa, 16 Mei 2006. Rafael Nadal sukses mempertahankan gelarnya pada ATP Masters Series Roma, Italia. Tidak hanya itu saja, Nadal juga berhasilnya menyamai prestasi petenis asal Argentina, Guillermo Villas, yaitu kemenangan 53 kali beruntun di lapangan tenis tanah liat

Jadi apakah malam ini Barcelona akan berhasil melengkapi sukses Spanyol sepekan dengan mengalahkan Arsenal di final liga Champions? Meskipun aku pendukung (baca: fanatik) klub-klub inggris yang berlaga di pentas Eropa, tapi aku percaya hal-hal kecil seperti rentetan kejadian sebelumnya yang berhubungan dengan pertandingan. Menurutku Barcelona akan kembali merasakan menjadi raja Eropa. Ada yang tidak setuju?? Tarohan yuk??

Comments (3)

dicari

tim yang bisa ngalahin Chelsuxx!! menyebalkan sekali, serangannya sangat efektif. Ketika pertandingan Liverpool melawan Chelsuxx, Chelsuxx selalu ditekan pada babak pertama. Namun, sekalinya Chelsuxx menyerang, langsung terjadi goal!! ohh…

Go go Barcelona, soalnya Chelsuxx bakalan ketemu Barcelona di 16 besar liga Champions.

Comments (4)