Update lagi..
Tanpa terasa.. sudah hampir 6 bulan turun gunung (baca: lulus kuliah). selama masa itu, terhitung sudah 2 dua perkampungan yang disambangi untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari pada perguruan di gunung kidul yang terkenal angker.
Perkampungan pertama boleh dibilang memiliki cara hidup yang cukup jauh berbeda dengan ilmu yang sudah dipelajari. Cara hidup di kampung ini terhitung cukup bebas, dalam artian saya boleh melakukan apa saja setiap harinya. namun ada satu kewajiban yang harus dilakukan setiap pertengahan bulan, yaitu mereview pusaka-pusaka terbaru kamudian mencatat kejadian-kejadian penting untuk dilaporkan ke warga kampung semuanya.
Tidak lama, hanya sekitar 3 bulan, akhirnya saya merasa bahwa waktu saya telah habis diperkampungan ini, dan saatnya untuk mencari tantangan baru dan juga dengan harapan dikampung yang baru memiliki kehidupan yang lebih layak. Tetapi ini bukan berarti kampung pertama tidak dapat memberikan kehidupan yang layak. Saya hanya ingin lebih baik lagi.
Dikampung kedua boleh dibilang adalah kampung yang memiliki kondisi paling sempurna untuk menerapkan semua ilmu yang telah saya dapatkan sebelumnya. belum banyak yang bisa saya ceritakan, karena baru sekitar 3 bulan saya berada diperkampungan ini. Tetapi satu hal yang pasti, saya bisa belajar banyak hal disini yang dapat meningkatkan ilmu saya. Jangan anggap remeh orang lain, itulah pelajaran pertama yang saya dapatkan di perkampungan ini, karena meskipun terdapat petualang lain yang berasal dari perguruan lain yang tidak seangker gunung kidul, namun memiliki kemampuan yang luar biasa. Pelajaran lain adalah, semuanya mungkin kalo saya mau untuk mencobanya.
Bukan bermaksud untuk membandingkan antara satu kampung dengan kampung lainnya, tetapi dari dua perkampungan tersebut ada perbedaan yang menarik. Berberapa diantaranya:
Pada perkampungan pertama:
- Dapat bebas masuk kapan saja setiap harinya untuk menjalankan tugas. kecuali memang bila terdapat titipan sebelumnya untuk masuk pada jam yang diharapkan. Poin pentingnya adalah, pekerjaan yang dibebankan harus selesai tepat pada waktunya.
- Bila masukpun, tidak melulu bekerja. Karena tidak jarang, saya seharian hanya bermain-main dengan pusaka terbaru, menonton film-film terbaru dalam kerangka mengetes playernya atau TV-nya, atau sound-system-nya. Yang sering, masuk berkerja tetapi seharian berada di jalanan karena harus berpindah dari satu lokasi berita satu ke berita lainnya.
- Bertemu dengan peraga-peraga ayu nan cantik dan jelita.
- Makan siang gratis hampir setiap harinya.
- Berolahraga Futsal, hampir setiap minggu.
- Mendapatkan hadiah, ketika sedang beruntung.
- Bekerja sama dengan orang-orang yang menyenangkan (lucu-lucu, atau udah sakit jiwa kali ya?).
- Sekali liputan malam.
Pada perkampungan kedua:
- Penghasilan yang lebih baik lagi.
- Dihargai untuk setiap kerja di luar jam kerja normal
- Bangkok. Gara-gara modal jadi makcomblang. Lho, ko bisa? Iya jadi yang dicomblangin waktu itu Crystal Report Enterprise, Java Enterprise (struts base), dan database Oracle, terus saya dikirim ke Bangkok untuk implementasi hasil comblangan tersebut di client.
Pulang dulu, nanti dilanjutin lagi kapan-kapan.. (entah kapan..)