Apa yang pertama kali terlintas dipikiran kamu begitu mendengar IGOS? hhmm.. mungkin pertanyaannya kurang tepat. Apa yang pasti kamu lihat kalo ada sebuah spanduk yang menawarkan sebuah seminar IGOS? Entah apapun jawabannya, tapi kita setuju hampir dapat dipastikan ada logo kominfo disitu sebagai sponsornya. Benang merahnya adalah kominfo mendukung pergerakan open source di Indonesia, dan otomatis kominfo sekaligus menjadi ujung tombaknya juga.
Entah apa yang ada dibaliknya, namun saya melihatnya ada sesuatu yang janggal ketika kominfo menjalin kerja sama dengan microsoft, seperti yang termuat dalam republika.
”Microsoft akan memberikan harga khusus bagi pemerintah yang saat ini masih dibicarakan antara dua pihak. Mudah-mudahan realisasi nota kerjasama ini sudah bisa dilihat dalam dua bulan ke depan,” paparnya. Diharapkan kerjasama ini akan menyebar hingga ke instansi pemerintah lain baik di tingkat pusat maupun di daerah. Sehingga, rencana pemerintah untuk mengimplementasikan sistem Teknologi Informasi diharapkan dapat membantu mewujdukan perekomonian Indonesia yang berbasis pengetahuan.
Disatu sisi berperan menjadi ujung tombak pergerakan open source, tapi disisi lain menggunakan produk yang bertentangan dengan semangat open source di kantornya. Hhmm entahlah.. standart janda..