whhaa.. udah lama tidak kembali ke halaman ini untuk menulis..
seperti biasa, setiap malam aku baru bisa membaca koran. orang rumah lebih sering membeli koran republika, walaupun terkadang membeli kompas (hanya melihat iklannya yang warna-warni), dan walaupun terkadang membeli keduanya.
seperti biasa, pertama kali halaman yang aku cari adalah halaman yang memuat berita olah raga. dan seperti sudah menjadi hapalan, aku membuka halaman pertama berita olah raga, dan melakukan skipping terhadap headline berita-berita olah raga yang ada.
sebuah feature pada koran republika menarik perhatianku untuk membacanya. isinya tentang rencana PSSI yang akan menaikan gaji wasit indonesia untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan yang selama ini menjadi pertanyaan. dan gaji yang diusulkan tidak tanggung-tanggung; 7,5 juta untuk setiap wasit per pertandingan!
dengan hanya bermodal sempritan, semprat-semprit kanan-kiri walaupun terkadang terkena jotos pemain yang tidak bisa mengontrol emosi, atau terkadang terkena lemparan batu dari suporter yang tidak terima atas keputusan yang ada, tawaran dengan gaji sedemikian besar sangatlah menggiurkan. bayangkan, setiap bulan biasanya ada pertandingan dalam setiap minggu, berarti minimal seorang wasit selama sebulan akan memimpin pertandingan sebanyak 4 kali. hitung saja sendiri gaji yang akan diterima seorang wasit dalam sebulan. dan sebagai tambahan, gaji tersebut adalah bersih, dalam artian akan ada uang tambahan untuk biaya akomodasi, dan tetek-bengek lainnya.
relatif bila dibandingkan dengan pekerjaan lain yang dapat menghasilakan kurang lebih 30 juta perbulan, load yang harus ditanggung untuk menjadi seorang wasit lebih kecil. load yang seorang wasit tanggung hanya kurang lebih sekitar 90 menit perminggu. bandingkan dengan seorang pimpinan cabang, yang harus stess setiap saat untuk memantau keseluruhan cabang perusahaan yang mereka pimpin.
gimana? tertarik untuk menjadi wasit? sepertinya untuk tahun-tahun kedepan akan banyak wasit dengan gelar MBa, MSc, M.Kom, atau S.Kom. “PPRRRRIITTTTTTTTT!!!”, “KARTU KUNING!!”, “BAK BUK”, ssswwwinggggg… “PPROOTTT”, “WASITT BEGGOO..”, “WASIT BEGGOO..”.